Sebuah makam penyebar agama Islam juga terdapat di kecamatan Geger, Bangkalan. Terletak di daerah pegunungan membuat suasana berbeda pada tempat yang satu ini. 40 menit perjalan dari Masjid Syaichona Cholil menuju ke timur tepat ke arah utara setelah pasar Tanah Merah. Suasana pegunungan langsung menyeruak ketika rombongan memasuki kawasan ini.

Sejarahnya, ini adalah daratan pertama Pulau Madura. Awalnya dahulu Madura hanya bongkahan karang yang seolah muncul dari dalam laut. Dan bongkahan karang itu sekarang berubah menjadi sebuah bukit yang juga tempat bersemayam beberapa penyebar agama Islam. Bukit itu bernama Bukit Geger.

Untuk sampai di atas bukit tempat Potre Koneng, Sayyid Ali Abu Nakhas, dan Sayidah Juharia dimakamkan harus menembuh ratusan anak tangga. Dahulunya anak tangga ini masih berupa batu, tapi sekarang sudah dibangun sehingga jalan akses dari bawah ke atas bukit sangat nyaman lengkap dengan pagar yang melindungi peziarah dari terpeleset ke tepi bukit.

Sampai di atas kita akan disambut oleh beberapa kawanan monyet yang menjadi penghuni setia bukit ini. beberapa pohon masih tumbuh besar dan terpelihara, sehingga terkesan seperti hutan di atas bukit. Saat rombongan berada di sana (15/7/2012) makam Sayyid Ali Abu Nakhas dan Sayidah Juharia masih dalam tahap renovasi. Karena minggu itu minggu terakhir sebelum puasa, terlihat sangat banyak peziarah dari rombongan lain yang sudah terlebih dahulu berziarah ke makam Sayyid Ali Abu Nakhas.

Sayang, juru kunci Gunung Geger saat akan ditemui tidak ada di tempat, sehingga informasi mendetail tentang awal mula bukit ini dan hubungannya dengan Sayyid Ali Abu Nakhas tidak bisa kami dapatkan. Hanya beberapa hal umu yang sudah dituliskan di postingan ini. Plat-M beberapa waktu lalu sudah mengadakan Len-jelen Bareng ke Bukit ini. Ada beberapa spot begitu indah di bukit ini. Selain itu bukit ini juga sering menjadi tempat istirahat para Ibnu Sabil dari berbagai kota di Indonesia.

Dari atas bukit terlihat pemandangan begitu indah kabupaten Bangkalan dari atas bukit. Hamparan hijau pepohonan masih mendominasi Bangkalan dari atas.

Bersambung