Postingan ini saya dedikasikan untuk teman-teman blogger yang sudah mulai menurun semangat ngeblog-nya, mungkin bisa bermanfaat, tips ini murni berdasarkan analisis saya pribadi, karena permasalahan yang sering muncul pada diri saya saat ingin menulis dan saya menemukan solusinya.

  • Analisa keadaan di sekitar kalian

setiap orang diberikan kemampuan untuk menganalisa meskipun tiap orang tidak sama ketajaman analisisnya, kemudian dari hasil analisa itu akan muncul ide/gagasan untuk dituliskan entah itu sesuatu yang positif, pujian, kekaguman maupun negatif, kritikan dan lain sebagainya.

  • Tulis se segera mungkin

tulislah ide yang muncul pada saat itu juga, karena pada saat ide itu muncul maka otak kita akan lancar berpikir tentang ide yang sedang muncul itu, entah kalian menuliskan itu di notepad, office maupun di blog offline yang bisa kalian install (bagi yang tidak selalu OL)

  • Tulis dengan gaya sendiri

jadilah diri sendiri mungkin itu ungkapan yang tepat bagi penulis, tidak perlu memaksakan diri anda untuk mengikuti gaya menulis siapapun termasuk wartawan, karena dengan gaya sendiri kalian akan lebih enjoy, lebih lancar menulis, dan itu akan menjadi ciri khas kalian sendiri, tulislah seperti kalian ngobrol (berbicara), dalam tulisan fiksi berupa cerpen atau novel, kita mendapat kesempatan yang sangat luas dalam berekspresi. Seorang penulis fiksi bebas berimajinasi terhadap keadaan, sang tokoh, alur cerita dll. Dalam kata lain, saat Anda menulis cerita, Anda adalah ’sang pencipta’. Ekspresikan diri kita sepuasnya karena ranah ini benar- benar milik kita.

  • Perbanyak membaca

buku adalah gudang ilmu dan membaca adalah kuncinya, begitu pepatah mengatakan, mungkin buku hanya mewakili beberapa media baca karena dulu belum ada blog, mungkin seandainya dulu ada blog mungkin bunyi pepatahnya beda lagi, dengan membaca akan memperluas wawasan kalian dan harus diakui itu akan mempengaruhi produktifitas kalian dalam menulis.

  • Sertakan data real

memang dalam blogging tidak ada aturan khusus untuk menulis namun dengan menyertakan fakta dalam tulisan akan memberikan nilai tambah pada tulisan maupun pada kalian sebagai penulisnya dan akan memberikan kepercayaan bagi pembacanya.

  • Menulis itu berbagi

mungkin anda tidak akan sadar bahwa sekecil apapun tulisan anda akan jadi informasi bagi pembacanya, bahkan tulisan anda bisa dijadikan acuan oleh pembaca, karena menulis itu sama dengan berbagi.

  • Menulis berarti Hidup

mirip sebuah iklan rokok, “bikin hidup lebih hidup”, mungkin seperti itulah perumpamaannya. Saat kita melakukan kegiatan tulis menulis saat itu pula kita seakan digiring ke sebuah fenomena aktualisasi diri. Menulis berarti menghidupkan jiwa kita dalam bentuk karya tulis. Menulis tidak hanya sekedar kegiatan layaknya makan minum, tapi lebih bermakna dalam, utamanya seperti bernafas, sudah menjadi bagian diri kita. Menulis adalah kehidupan kita.

  • Jangan berhenti menulis

teruslah menulis meskipun itu hal kecil, karena dengan terus menulis kalian akan melatih otak kalian untuk terus berpikir, memupuk kemampuan menulis yang semakin baikl.

mungkin hanya itu yang bisa saya share kepada teman-teman (menurut versi saya sendiri) mudah-mudahan bermanfaat bagi kalian, dan bisa memberikan dorongan untuk tetap produktif menulis dalam rangka mencapai cita-cita “menduniakan madura” dan tetap berbagi ilmu dan blog walking.