Solo Dan Keindahan Berwisata Ke Keraton Surakarta

 Budaya, Sejarah

942570_4895523353990_1649611530_n

Beberapa hari yang lalu, Plat-M berkunjung ke Solo. Itu kunjungan karena teman-teman mengikuti acara ASEAN Blogger Festival 2013. Tampak sekali beberapa keindahan yang bisa disaksikan dari ornamen dan juga tempat-tempat wisata yang merupakan sisa kejayaan kota Surakarta di masa lalu yang masih tersisa hingga hari ini. Wisata di kota Solo, sebagai kota yang identik dengan Sungai Begawan Solo itu cukup memberikan rasa haru tersendiri. Mungkin juga kepada peserta yang lain.

Perhelatan ASEAN Blogger Festival yang menjadi jembatan untuk melihat kota solo dan keindahan wisatanya cukup penting untuk Plat-M ingat kembali dan bisa dituliskan di blog ini.

Berdasarkan buku Selayang Pandang Kota Solo yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Surakarta, ktia mendapatkan beberapa informasi terkait kota solo sebagai berikut :

  1. Surakarta atau yang lebih dikenal sebagai sebutan Kota Solo merupakan salah satu kota terbesar di Provinsi Jawa Tengah.
  2. Daerah ini diapit oleh Gunung Merapi di sebelah barat dan Gunung Lawu di sebelah timur. Dan sebuah sungai besar bernama Begawan Solo melewati sisi timur wilayah Kota Solo.

Gambaran lain dari buku itu, kami mendapatkan gambaran tentang kota budaya dan pariwisata yang ada di kota Solo. Beberapa objek wisata di kota solo seperti Keraton Kasunanan Surakarta, PuraMangkunegaran, Museum Radyapusaka atau tempat-tempat berbelanja seperti Kampung Batik Kauman dan Laweyan. Pasar Klewer dan Pasar Triwindu maupun objek wisata berupa event budaya baik tradisional maupun kontemporer.

Di Kota Solo juga ada Monumen Pers yang terletak di persimpangan jalan Gadjah Mada dan Jalan Yosodipura. Di monumen tersebut ribuan naskah yang berisikan rekaman perjalanan pers di Indonesia. Di gedung itu dicatat sebagai salah satu saksi sejarah wartawan pejuang mendeklarasikan organisasi wartawan pada tanggal 09 Februari 1946.

Namun dari beberapa wisata yang ada, tertarik dengan keindahan, kami berwisata ke kota Solo yaitu di daerah Keraton Surakarta. Di dalam Keraton, kami melihat beberapa ornamen masa lalu yang masih dilestarikan hingga hari ini, seperti kediaman raja dan juga tempat-tempat yang berciri khas bangunan Eropa dan Jawa.

Menurut buku Kota Solo itu, dijelaskan juga keraton Surakarta disebut sebagai Keraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat, yang dibangun pertama kali oleh Sunan Paku Buwana II pada tahun 1745 sebagai pengganti Keraton di Kartasura yang hancur akibat peristiwa Geger Pacinan.

Jadi, kalau anda suka membaca buku-buku sejarah tentang Keraton Surakarta atau melihat gambar-gambar Keraton Surakarta. Itu tak kalah menarik dengan membaca buku-buku seputar keraton-keraton lainnya di negeri ini. lebih-lebih anda akan lebih terharu dan merasakan hal berbeda ketika anda melihat dari dekat keberadaan kota itu. Plat-M sudah melihatnya, bagaimana dengan anda?

 

Fendi Chovi

Author: 

Fendi Chovi, senang menulis dan jalan-jalan. Pernah bekerja di korankabar.com Berkesempatan menghadiri ASEAN Blogger Festival dan sederet kegiatan blogger baik tingkat nasional dan daerah. Saat ini aktif di komunitas blogger Plat-M, Madura dan Komunitas Lintas Agama Young Interfaith Peacemakers Community Indonesia (YIPCI). Cita-citanya ingin punya karya yang diterbitkan Kompas Gramedia. Boleh berbagi di twitter @fendichovi Boleh berkunjung ke blog : mapping-map.blogspot.com

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.