Prestasi Anak Madura di Bidang Teknologi

 Berita

 

Madura adalah pulau kecil disebelah timur pulau jawa, pulau yang tergolong kecil dibanding pulau – pulau lain di Indonesia. akan tetapi, torehan sejarah tinta emas berhasil ditorehkan oleh anak – anak putra daerah madura. mereka berhasil menjadi Runner up di ajang Imagine Cup. Final kejuaran dunia pada pelaksanaan ke -14 tingkat dunia yang diadakan oleh Microsoft, yang diselenggarakan di kota St. Petersburg, Rusia, pada tanggal 12 juli 2016. dengan diikuti oleh 35 tim dari berbagai penjuru bumi. mereka adalah M. A. Kholiq, Anwar Fuadi, Astu Masrundi, dan Ahmad Dany Romadhon. dan keempatnya adalah anak – anak asli Madura.

Mereka berasal dari Kampus Universitas Trunojoyo Madura, atau yang lebih dikenal dengan sebutan UTM. memang tidak menggaung namanya dan tidak termasuk kedalam deretan  kampus elit yang ada ditanah air. bahkan beberapa orang merasa asing mendengar nama kampus UTM. akan tetapi mahasiswanya mampu untuk bersaing membuktikan kebolehannya dibidang teknologi hingga skala nasional bahkan ke level Internasional. mungkin prestasi yang didapat tak sebanyak dan sesering kampus lain seperti UGM, ITB bahkan UI. namun keempat anak muda madura tersebut boleh berbangga, sebab mereka adalah satu – satunya perwakilan dari indonesia yang masuk kedalam 35 tim tersebut.

Froggy And The Pesticide ialah nama sebuah game yang dibuat oleh mereka untuk ajang lomba tersebut. selain  untuk lomba, game tersebut dimaksudkan  kepada masyarakat untuk menamkan nilai – nilai kesadaran terhadap lingkungan. melalui game tersebut mengajak masyarakat tentang  penggunaan biopestisida sekaligus menginformasikan bahaya pestisida. Tak ada yang menyangka mereka berhasil menjadi Runner up serta berhak atas uang 10.000USD atau sekitar 131 juta rupiah dan mendapatkan gelar juara Imagine Cup. tak hanya itu, mereka juga mendapatkan mentoring setiap orang  dengan 1 mentor selama beberapa hari serta fasilitas yang super.

melalui ajang ini mereka berkesempatan untuk mendapatkan akses serta pengalaman unik dari tools development dan cloud kelas dunia secara gratis. hal ini menjadikan motivasi serta semangat khususnya bagi teman – teman satu kampus, atau bahkan bagi mahasiswa kampus kecil lainnya untuk berprestasi tanpa memandang dari kampus mana berasal. ini membuktikan bahwa anak – anak Madura juga bisa bersaing dan berprestasi dibidang teknologi. diharapkan kedepannya akan banyak prestasi – prestasi yang dibuat oleh anak – anak Madura.

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply