Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

 Pamekasan, Sosial

 

odoa

Menghafal Al-Quran. Ya menghafal Al-Quran. Kalau mendengar kata menghafal Al-Quran mungkin yang ada difikiran kita adalah sangat sulit menghafal Al-Quran yang setebal itu, Setuju?. Saya sih tidak menyalahkan kalau menghafal Al-Quran itu memang sulit. Lho, kenapa judulnya menghafal Al-Quran mudh semudah tersenyum? :).

Memang menghafal Al-Quran itu sangat sulit bagi orang yang kurang bersungguh-sungguh dalam menghafal dan bagi orang yang ingin cepat banyak hafalannya tanpa mendalami isi kandungannya. Menghafal Al-Quran itu butuh waktu dan kesabaran, jadi kenapa saya katakan menghafal Al-Quran itu mudah, karena memang kitanya sendiri yang membuat hafalan itu menjadi mudah.

Beberapa tahun yang lalu, sekitar bulan Mei 2012 saya mendapat pelajaran menghafal Al-Quran dengan teknik ODOA (One Day One Ayat) dari Ust. Yusuf Mansur di acara Wisata Hati yang diselenggarakan oleh ANTV setiap jam 5 pagi. Beliau menjelaskan bahwa tidak semua teknik menghafal Al-Quran itu sulit, ada juga teknik menghafal Al-Quran yang mudah, sederhana dan bisa diaplikasikan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, amupun orang tua. Teknik menghafal ini beliau sebut dengan istiah? ODOA ini. Setelah saya praktekkan pada diri saya ternyata memang benar, menghafal dengan teknik tersebut memang menyenangkan.

Awalnya saya mempraktekkan metode ini dengan target 4 surah penting yaitu : Surah Yaasin, surah Al-Mulk, Surah Al-Waqi?ah, Ar-Rohman, serta surah-surah pendek di juz 30. Namun mohon doa nya juga yaa, semoga hafalanku semakin bertambah dan insyaallah mencapai 30 juz. Aamiin…..

Cara menghafal Al-Quran dengan teknik ODOA kurang lebih sebagai berikut :

  1. Menggunakan mushaf yang sama, sebaiknya tidak mengganti mushaf yang digunakan untuk hafalan karena saat proses menghafal maka otak kita juga meotret setiap baris, kalimat demi kaliamat terutama kaliamat pertama dan kaliamat terakhir setiap lembarnya.
  2. Menghafal satu ayat setiap hari, dan mengulang bacaan ayat tersebut sebanyak 20 kali. Misalkan hari pertama menghafalkan ayat pertama surat Al-Baqarah, diulang sebanyak 20 kali. Hari berikutnya menghafal ayat kedua dari surat Al-Baqarah dan diulang juga sebanyak 20 kali, serta menyambung dengan hafalan yang kemarin. Dan begitu seterusnya.
  3. Untuk ayat yang agak panjang atau yang panjang bisa dipecah menjadi dua atau tiga bagian, jadi satu ayat bisa dihafalkan menjadi dua atau tiga hari.
  4. Untuk lebih memantapkan lagi hafalan kita, biasakan hasil hafalan kita digunakan sebagai bacaan shalat.
  5. Harus rajin dan sabar dalam menghafal.

Jadi menghafal Al-Quran yang dulunya kita rasa sangat sulit, bisa kita buat menjadi mudah semudah kita tersenyum. So, yuk tambah hafalan Al Quran kita sekarang. Dengan ODOA, Menghafal Al Quran jadi lebih mudah dan bukan hanya mimpi. Kita pasti bisa! :).

 

Umar Fadil

Author: 

Umar Fadil. Blogger dari Pamekasan yang sangat suka menulis segala hal yang menarik tentang Madura. Mulai budaya, tradisi, wisata hingga potensi pulau garam.

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.