Mengenal Sumenep Sebagai tempat Kelahiran Joko Tole?

 Madura, Sosial, Sumenep

Sumenep merupakan bagian dari salah satu kabupaten yang ada di Madura. Kabupaten  sumenep adalah sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Madura,  kota yang satu ini terbilang asri dan bahasa penduduknya konon lebih halus dari pada daerah –daerah lain yang ada di Madura. Di samping itu, kota sumenep berdekatan dengan beberapa pulau kecil yang eksotis menarik dan cukup menyenangkan dijadikan tempat berlibur. Ada pulau masalembu, kangean, sepudi, ra’as dan giliyang serta poteran dan beberapa pulau kecil lainnya yang belum bernama dan berpenghuni.

Jika kita pernah ke sumenep maka kita harus bisa berkunjung ke beberapa daerah yang sangat eksotis , menarik, dan sangat fantastik. Kota tempat kelahiran Joko Tole ini merupakan kota yang dipenuhi dengan berbagai pantai indah, kita bisa datang ke pantai lombang, pantai slopeng maupun ke pantai ponjuk. Beberapa keindahan lain dari kota Sumenep adalah adanya beberapa pesantren besar yang menjadi simbol salah satu pulau Madura yaitu pulau yang penduduknya religius. Ada pondok pesantren Al-Amin Prenduan Sumenep, konon pesan ini dikenal pondok pesantren gontornya masyarakat Madura. Ada juga Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-Guluk Sumenep yang berada di sekitaran bukit lancaran, tempat bersemanyamnya seorang tokoh pahlawan yang pernah berjuang melawan kolonial belanda.

Kota sumenep merupakan kabupaten ke 4 setelah pamekasan yang ada di Madura. Kota ini penuh dengan sejarah besar, yaitu ketika Pangeran Wijaya sebagai pendiri kerajaan Majapahit pernah berlari ke Madura dan meminta perlindungan ke Raden Arya Wiraraja yang saat itu menjadi bupati Sumenep. Bahkan joko tole yang terkenal itu, adalah salah satu arsitek dalam pembuatan pintu gerbang kerajaan majapahit di zaman Maha Patih Gajah Madah. Oleh sebab itu, Marilah kita mengenal Sumenep lebih jauh lagi.

  1. Jika datang ke sumenep, kita bisa menikmati keindahan alam di sekitar Gua Payudan, sebuah bukit tertinggi di Madura, konon di Gua inilah Putri Zaini alias Potre Koneng karena orangnya terbilang cantik selaku putri keraton Sumenep bermimpi bertemu dengan Adi Podai. Dalam babad sumenep diceritakan bahwa setelah pertemuan dalam mimpi itu, potre koneng yang terkenal itu mengandung lalu melahirkan anak bernama Joko Tole, seorang legenda kabupaten sumenep.
  2. Jika kita datang ke sumenep, kita bisa melihat keindahan masjid Agung Sumenep yang berarsitektur China. Masjid itulah yang menjadi simbol kemegahan Kota Sumenep. Dari dekat masjid itu ke arah timur ada Adi Pura kabupaten sumenep – dikenal dengan sebutan taman bunga yang hingga saat ini masih menjadi tempat tongkrongan masyarakat terutama di hari –hari libur. Setiap malam minggu berbagai masyarakat entah orang tua, remaja menjadikan tempat itu untuk berkumpul dan bertemu dengan teman –teman untuk menghibur diri.
  3. Jika kita datang ke sumenep, kita bisa berkunjung ke tempat pasarean asta kyai ali di kalianget dekat dengan lapangan terbang trunojoyo sumenep. Di ceritakan pula bahwa kyai Ali menjadi teladan masyarakat bahkan beberapa daerah yang ada di kabupaten sumenep terutama dalam pola pengajaran dan mendidik seseorang, dari cerita kyai ali ini lahir sebuah cerita seekor monyet bisa mengaji
  4. Masih banyak lagi cerita mengenai keindahan dan tempat bersejarah, jika anda berkenan. Jika ada liburan berkunjunglah ke kabupaten ini.

jika kita datang ke sumenep, kita akan menyaksikan beberapa tempat dan daerah yang menarik dan indah untuk menghibur diri dan keluarga

Fendi Chovi

Author: 

Fendi Chovi, senang menulis dan jalan-jalan. Pernah bekerja di korankabar.com Berkesempatan menghadiri ASEAN Blogger Festival dan sederet kegiatan blogger baik tingkat nasional dan daerah. Saat ini aktif di komunitas blogger Plat-M, Madura dan Komunitas Lintas Agama Young Interfaith Peacemakers Community Indonesia (YIPCI). Cita-citanya ingin punya karya yang diterbitkan Kompas Gramedia. Boleh berbagi di twitter @fendichovi Boleh berkunjung ke blog : mapping-map.blogspot.com

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.