#KopdarPDSotoji : Plat-M – dPUMA Nikmati Sotoji

 Ngompol Bareng

Kiriman satu kardus dari Sotoji (Soto Jamur Instan) yang datang pertengahan Pebuari lalu baru bisa dinikmati bersama dengan Nak-kanak blogger Plat-M yang lain pada Kamis (22/03) kemarin. Bertajuk #KopdarPDsotoji, berkumpul teman-teman Plat-M dan dBlogger Pulau Madura (dPUMA) di kontrakan M. Darul Mukhlasin. Dengan alat ala mahasiswa kami memasak sotoji dengan dua kloter. Kloter pertama tiga bungkus sotoji yang dimasak. Suasana dapat menjadi riuh karena semuanya ingin melihat proses memasak sotoji. Mie bihun dengan campuran jamur tiram yang sangat unik ini.

Setelah air mendidih, satu demi satu bihun di masukkan ke dalam panci yang berisi air mendidih, kemudian diikuti dengan jamur tiramnya. Tunggu beberapa menit sampai keduanya benar-benar layu. Kita adalah komunitas yang ingin selalu tampil beda. Ya, kemudian kami berkreasi dengan menambah telur ayam kemudian diaduk. Telur tadi memberikan warna berbeda pada kuah serta terlihat lebih anggun dan ingin segera manyantapnya.

Dan this is it! Sotoji campur telur ala Plat-M dan dPUMA. Satu mangkok besar dengan beberapa sendok hadir di tengah-tengah suasana kopdar. Tidak sampai 10 menit kloter pertama sotoji sudah ludes dan bersih tanpa sisa. Beberapa teman yang baru menikmati Sotoji pertamakali merasakan sesuatu yang berbeda pada mihunnya, mirip mie instan tetapi dengan rasa soto yang kental dengan paduan jamur tiramnya menjadikan Sotoji produk yang unik dan patut dicoba.

Suasana kebersamaan malam itu menjadi sangat istimewa, makan bareng Sotoji dalam satu mangkok dengan diiringi hujan yang turun rintik-rintik membuat suasana begitu sempurna dengan kehangatan Sotoji.

Tidak berbeda jauh dengan kloter pertama, tapi kloter kedua sengaja tanpa telur dan rasanya aslinya sangat terasa. Jadi teringat soto Madura. Hehehe. Setelah makan Sotoji acara dilanjutkan dengan sesi sharing santai unformal. Membahas Plat-M dan kegiatan ke depannya.

Terimakasih sekali lagi atas kiriman gratisnya satu dus Sotojinya, luar biasa nikmat. Matorsakalangkong.

Wahyu Alam

Author: 

moslem - blogger - traveler - founder of @plat_m - UTM lecturer - book reader - social media - #ihateLate - t: @wahyualam - b: wahyualam.com

Related Posts

9 Responses

  1. niyasyah30/03/2012 at 07:25Reply

    itu knapa foto ku dipotong jadi ga keliatan kepalanya yakk?? hiksss T_T.

    • wahyualam Author

      wahyualam01/04/2012 at 10:18Reply

      itu mah, tergantung amal dan perbuatannya neng. ckckckck 😛

  2. Fendi25/03/2012 at 10:19Reply

    Agung, itu namanya penyalah gunaan nama baik ya …hehheheh

  3. Fendi25/03/2012 at 10:19Reply

    Agung, emm …. ini pencemaran nama baik ya…

  4. Fendi25/03/2012 at 10:16Reply

    Agung, makan yang banyak itu perlu. ketimbang tidak makan. eh blogger shariah sudah kembali ke nama masa kanak, tak iye. mas wahyu. sotojinya habis dimakan berdua di masjidku kembali

  5. Queenda24/03/2012 at 13:40Reply

    wah.. enaknya..^^.

  6. AGuNk24/03/2012 at 03:02Reply

    Kalah banyak makan sama si Blogger Syariah 😛

  7. ManiaCMS23/03/2012 at 11:19Reply

    weeh mantraapp . . . kirim ke bojonegoro juga dung :D.

    • Fendi25/03/2012 at 10:24Reply

      Agung, jangan menyalah gunakan nama baik ya … heheheh …

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.