HUT Pertama, Tumpengan Sederhana

 Bangkalan, Berita, Madura, Ngompol Bareng, Pamekasan, Sampang, Sumenep
Happy Anniversary : Pak Klebun ditemani Okie dan Darul bersiap memotong tumpeng

23 Desember 2010 yang kebetulan hari kamis, Plat-M tepat berumur setahun. Umur yang tentunya masih bayi kalau diibaratkan manusia. Meski tidak mengadakan acara semewah teman-teman dari komunitas di daerah lain, tapi Plat-M tetap mengadakan acara meski didesain dengan sederhana, yaitu mengadakan tumpengan bersama teman-teman dari berbagai komunitas di sekitar kampus dan mengambil tempat di Coffee With Art sebuah cafe ternama dekat universitas Trunojoyo.

Darul bertindak sebagai MC membuka acara dengan gaya kocaknya, “malam ini, kita akan enjoy bersama, tentunya malam ini adalah malamnya Plat-M” begitu celoteh bocah asal Tuban itu, setelah dibuka Darul mempersilahkan Pak Klebun untuk memberikan sambutan kepada kurang lebih 40 tamu dan undangan yang datang malam itu. Dengan suasana akrab Pak Klebun membahas beberapa kejadian penting sejak Desember 2009. “Ayo, kita bersama-sama Menduniakan Madura, kalau bukan kita, lantas siapa lagi”, sambut pak Klebun memberikan semangat kepada tamu dan undangan yang datang. Pak Klebun juga memberi perhatian khusus kepada orang-orang asli Madura yang datang pada acara itu.

Sambutan : Pak Klebun memberi sedikit sambutan dalam acara HUT kemarin

Setelah sambutan Pak Klebun yang panjang lebar, acara dilanjut dengan sesi sharing. Para tamu dan undangan yang hadir diminta untuk memberikan testimoni, kritik, dan saran untuk kebaikan Plat-M ke depan. Mas Bom-bom menjadi orang yang mengangkat tangan bertanda meminta untuk diberi kesempatan untuk memberikan testimoninya, semua para tamu dan undangan dengan semangat mendengarkan testimoni dari seorang yang sedikit gemuk ini. “Plat-M berkembang sangat pesat, saya sebagai orang Madura merasa sangat bangga. Tapi sampai saat ini, sesuai yang dibilang Pak Klebun, bahwa teman-teman yang asli Madura yang ada di Plat-M sangat minim, dan lebih banyak dari teman-teman yang bukan dari Madura. Saran saya marilah kita kepakkan sayap kita bukan hanya di kampus, ataupun di Bangkalan , tapi juga di seluruh kabupaten di Madura. Jika diperlukan saya siap membantu” terangnya. Semua undangan menyambutnya dengan tepuk tangan ketika mendengar testimoni Mas Bom-bom.

Kiki, Mahasiswa Manajemen Unijoyo memberikan saran untuk Plat-M ke depan

Malam itu benar-benar malam untuk Plat-M, hampir semua yang hadir memberikan saran dan kritik untuk Plat-M ke depan. Masalah mulai dari anggapan miring tentang Madura oleh masyarakat luar, kurangnya konten-konten di tentang Madura di Internet, sampai kurangnya pelatihan semacam pelatihan blog dari 0 kemarin semuanya di bahas pada malam yang penuh keakraban. Para komentator ada yang memang keinginan sendiri memberikan testimoni, ada yang juga kita “paksa” untuk memberikan testimoni. Hal ini membuat suasana sangat cair, santai dan penuh keakraban satu sama lain, ditambah dengan kocaknya presenter gadungan, Darul.

Dalam sekejap 90 menit terlewatkan. “Oke, sekarang saatnya acara inti, yaitu pemotongan tumpeng sebagai simbol bahwa kita sudah berumur satu tahun dan patut disyukuri, sebelum tumpeng di potong, marilah sejenak kita menundukkan kepada sambil merenung apa yang kita sudah lakukan selama satu tahun kemarin, dan mohon petunjuk untuk satu tahun kedepan.” Imbau Darul dengan intonasi sedikit serius kali ini. Suasana yang tadinya ramai dan penuh gelak tawa kali ini tampak hening, hikmat, dan sepi ketika Mahfudh memimpin untuk mengucap syukur sekaligus memohon petunjuk kepada Allah atas kinerja kita selama satu tahun.

Dari kiri: Darul, Mahfudh, Oki, dan Pak Klebun khusyu’ memanjatkan do’a sebelum tumpengan.

Setelah hikmat dalam pembacaan do’a, Pak Klebun langsung menuju tumpeng untuk dipotong sekaligus menandakan peringatan HUT Pertama Plat-M. Lagu selamat ulang tahun dari Jamrud berbunyi dari speaker kecil seraya mengiringi tangan Pak Klebun yang memegang pisau untuk memotong tumpeng, para “wartawan gadungan” tidak lupa mengabadikan momen ini, semuanya terlihat larut dalam kebahagiaan bersama dalam peringatan HUT kali ini. Semua teman yang hadir makan bersama dengan penuh keakraban.

Setelah makan bersama, teman-teman diajak menonton video kaledioskop kegiatan Plat-M selama setahun kemarin, ekspresi dari teman-teman berbeda. Ada yang bangga menunjuk ke layar bahwa fotonya ada di layar yang dikirim dari LCD Projector yang terhubung ke laptop, ada juga yang cemberut karena tidak ada foto dirinya, ada juga yang seolah takjub dengan kegiatan-kegiatan Plat-M. Ekspresi itu terangkum dalam sebuah cafe bernama Coffe With Art.

Berfoto-foto bersama mengakhiri acara tumpengan HUT Pertama Plat-M, 23 Desember 2010 kemarin.

Artikel terkait:

Berawal dari Tretan Berakhir Plat-M by Wahyu Alam

@maz_echo

Author: 

Seorang Blogger Nekat dan Local Guide Madura, yang suka Traveler dan Menduniakan Madura

Related Posts

4 Responses

  1. rotyyu05/01/2011 at 19:07Reply

    Btw masalah konten, sayang banget http://tentangmadura.com agak terlantar dan terlupakan..

  2. Tukang Coding28/12/2010 at 15:45Reply

    Foto Q mana Om??

  3. the_arul27/12/2010 at 20:37Reply

    Eh btw, si Kienshin.dagdigdug.com alias si kiki bukan anak manajemen bos, tapi anak akuntansi..monggo di ralat 🙂

  4. Plat-M | Komunitas Blogger Bangkalan » Blog Archive » Kaleidoskop Plat-M di Tahun 201027/12/2010 at 11:12Reply

    […] karena terdapat banyak peralatan yang digunakan untuk menyantet. 23 Desember 2010 – Perayaan HUT Pertama Plat-M Happy Anniversary : Pak Klebun ditemani Okie dan Darul bersiap memotong tumpeng 23 […]

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.