Etika Berkendaraan Saat Melewati Rumah Orang Madura

 Budaya, Madura, Sosial
Rumah Orang Madura

Rumah Orang Madura

Akhlaq bagi orang Madura menempati posisi yang sangat tinggi sekali. Di Madura, orang pintar tapi tidak berakhlaq atau tidak berperilaku baik tidak akan menempati posisi yang baik. Orang itu kemudian akan disebut sebagai orang yang sombong dan tidak layak untuk dihormati.

Demikian juga ini terjadi kepada orang yang otaknya tidak terlalu cerdas tapi akhlaqnya bagus, maka dia akan lebih dihormati dan mendapatkan pujian di mana-mana, khususnya di lingkungan tempat dia hidup.

Orang Madura menghargai bahwa orang yang beraklaq baik akan selalu menjaga diri terutama dari cara berbicara dan cara bersikap. Sehingga ketika ada orang Madura salah tingkah, terlalu mengedepankan perilaku yang sewenang-wenang maka di mata orang Madura. dia sangatlah buruk dan tidak layak untuk dihormati dan dijadikan tauladan. Mungkin di daerah lain, diluar Madura mungkin sama.

Hal yang seringkali tampak adalah ketika kita melewati rumah orang di Madura. ketika kita menggunakan sepeda ontel maka kita harus turun ketika melewati rumah orang. Artinya kita tidak dibolehkan melewati jalan di depan rumah orang itu dengan sambil mengayun sepeda. Turun dari sepeda dan mengucapkan kata pangapora akan lebih memberikan kesan kepada orang Madura, terutama kepada si pemilik rumah itu sendiri.

Banyak kesan buruk bagi orang-orang meskipun dia adalah orang baik bisa menjadi buruk di depan orang lain, hanya karena ketika menaiki ?sepeda ontel atau sepeda motor orang itu tidak turun saat melewati rumah orang.

Tapi itu kejadian tahun 80-an sampai tahun 90-an dan sekarang meskipun seringkali juga berlaku tetapi tidak benar-benar diterapkan karena ada banyak pergeseran nilai-nilai budaya dan rumah-rumah yang sudah dibentuk struktur bangunannya di daerah-daerah perkotaan dan sedikit juga diterapkan di pedesaan. Tetapi nilai-nilai seperti ini juga masih tetap berlaku di kampung-kampung yang ada di Madura. maka jika kita pergi ke Madura dan jalan-jalan menggunakan sepeda ontel, saya kira akan bertambah lebih jika sambil turun dan melewati rumah itu dalam keadaan tidak menaiki sepeda.

Fendi Chovi

Author: 

Fendi Chovi, senang menulis dan jalan-jalan. Pernah bekerja di korankabar.com Berkesempatan menghadiri ASEAN Blogger Festival dan sederet kegiatan blogger baik tingkat nasional dan daerah. Saat ini aktif di komunitas blogger Plat-M, Madura dan Komunitas Lintas Agama Young Interfaith Peacemakers Community Indonesia (YIPCI). Cita-citanya ingin punya karya yang diterbitkan Kompas Gramedia. Boleh berbagi di twitter @fendichovi Boleh berkunjung ke blog : mapping-map.blogspot.com

Related Posts

2 Responses

  1. Menikmati Budaya & Keindahan Madura dari Blog Plat M - Mbahjiwo.com 17/12/2014 at 16:01Reply

    […] telisik : Pesona Keindahan Laut, Kangean Madura, 13 Wisata Pantai Cantik dan Mempesona di Madura, Etika Berkendaraan Saat Melewati Rumah Orang Madura, Game Karapan Sapi Hadir di iOS, Keindahan Wisata Sisi Jembatan Suramadu, Surga Tersembunyi itu […].

  2. Ahmad Faza23/01/2014 at 15:06Reply

    glenon lek 😀

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.