Ketika Bencana Datang, Media Mengabarkan

 Bangkalan

New Picture (2)

BANGKALAN, curah hujan dan angin seakan tak berhenti, cuaca di Madura memang sedang ekstrim. tingginya curah hujan yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur membuat air laut naik ke darat. Menurut info dari AKP Yusep Budi Kasatlantas Polres Bangkalan melaporkan banjir di Blega terjadi karena pasang air laut, sehingga air laut naik kedarat, genangannya mencapai tinggi sekitar 30 cm sepanjang 150 meter di sebelah timur pasar Blega, adalah yang terparah.

Di sekitaran blega di penuhi air, air bah juga meluber ke halaman kantor Polsek dan depan di depan bank BRI Blega. Meski tidak sampai mengganggu aktivitas di bank pemerintah tersebut, namun air sudah setinggi padahal bangunan bank BRI itu tempatnya sudah tinggi,

Dalam media sosial juga tampak rame, dari orang-orang yang lewat di kejadian mengabarkan melalui facebook, twitter dan media lain, berusaha mengabarkan dan member jalan alternatif, karena mengingat akses jalan raya Blega adalah jalan akses kabupaten, yang menghubungkan bangkalan dengan kabupaten lain.

Semoga social media menjadi langkah tanggap, agar yang akan melintas bisa lebih berhati-hati, dan yang mengetahui informasi tersebut bisa member bantuan. Karena mengingat akses jalan di Blega ini ada SD, SMA, pondok pesantren dan pasar tempatnya berdekatan.

banjir12

f

Juga menurut kabarnya sungai Blega itu sudah sering meluap. Artinya kurang adanya perbaikan pengerukan dan perbaikan tanggul Setiap kali hujan deras di wilayah utara, maka sungai tidak lagi mampu menampung air kiriman tersebut.

Semoga banjir di kecamatan Blega ini bisa cepat pulih, mengingat kawasan blega adalah pusat kota ke dua di Wilayah Kabupaten Bangkalan.

Semoga juga ahli tata kelola di Bangkalan bisa mengantisipasi banjir di Blega ini dengan menata kembali saluran air. Sehingga Blega yang setiap tahun menjadi langganan banjir bisa terlepas dari bayang-bayang banjir setiap tahunnya.

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.