Bebek Pedeng, Rasa Tiada Tandeng!

 Bangkalan, Kuliner, Madura, Wisata

Tugu batas desa Socah. Itulah hal yang pertama kali saya lihat ketika ingin melakukan set lokasi ke Google Maps. Sebuah tempat yang telah membuat saya mengucurkan keringat. Menghabiskan beberapa gelas air. Serta beberapa lembar tisu karenanya. Tempat dimana kita bisa mendapat kepuasan tiada tara. Nasi bebek pedeng, begitulah nama warung sederhana itu terkenal.

Kuliner bebek memang menjadi primadona di pulau Madura. Beberapa bahkan menjadi kuliner wajib ketika kita menginjakkan kaki di pulau ini. Namun yang satu ini juga nggak bakal mengecewakan, bahkan mungkin bisa menjadi pilihan anda jika ingin cita rasa berbeda yang Madura banget!

Bebek Pedeng Socah madura-2

Jujur meskipun saya tinggal di daerah yang sama dengan warung bebek Pedeng (Socah). Ini adalah kali pertama saya mencicipinya. Berawal dari rasa penasaran dengan kabar-kabar angin yang saya dengar dari teman-teman dan juga warga sekitar. Saya menyesal! Sangat menyesal kenapa nggak dari dulu saya mencicipinya. Aslih manseleketep mantep!

Daging bebek yang sangat empuk ditambah dengan bumbu basah yang meresap kedalamnya, benar-benar memberikan sensasi tersendiri menurut saya. Rempah dengan ciri khas Madura sangat terasa pada setiap gigitannya. Benar-benar menggugah selera makan. Dengan harga Rp. 17000,- saya rasa tidak berlebihan jika bebek Pedeng ini wajib menjadi pilihan kuliner untuk dikunjungi.

Bebek Pedeng Socah madura

Sumber : Google Street View

Tempatnya terletak di jalan utama Kamal – Bangkalan tepat di seberang pertigaan di sebelah komplek pemakaman cina. Tertarik untuk merasakan sensasi bumbu khas yang Madura banget tersebut? dijamin terpuaskan lah! Tiada tanding!

Anam Nasrudin Choirul

Author: 

Seorang mahasiswa yang suka ngeblog

Related Posts

4 Responses

  1. agen obat jamkho29/11/2016 at 14:34Reply

    bikin lidah bergoyang

  2. edy22/09/2016 at 13:28Reply

    wah satu lagi nih menu dari bebek yang bikin penasaran. ini seperti bebek presto bukan ya …

  3. Diani30/07/2016 at 20:56Reply

    Wah boleh nih dijadikan referensi kuliner next time. Padahal jarang ada yang bahas bebek pedeng dari traveler lain, tengkyu mas infonya

  4. arinda31/03/2016 at 07:51Reply

    enak ini kayake, jadi laper 🙂

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.