Asyik! Sekarang Pergi Ke Sumenep Bisa Pakai Pesawat

 Berita, Sumenep

trigana air

Warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyambut baik rencana penerbangan perdana PT Trigana Air yang melayani rute Sumenep-Surabaya. Penerbangan perdana maskapai tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 14 Juli 2014. “Saya pribadi senang dengan dibukanya penerbangan ke Madura, saudara yang mudik bisa naik pesawat,” kata Sukri, pengusaha mebel di Desa Karduluk, Sumenep, Rabu, 2 Juli 2014. (Baca: Trigana Airlines Buka Rute Sumenep-Surabaya)

Namun dia meminta harga tiket ditinjau ulang. Sukri menilai harga yang dipatok PT Trigana Air untuk rute Sumenep-Surabaya sebesar Rp 400 ribu per orang dinilai terlalu mahal. Sehingga penerbangan tersebut hanya bisa dinikmati kalangan tertentu saja. “Kalau Rp 250-300 ribu sekali terbang, masyarakat ekonomi menengah ke bawah masih sanggup,” ujar dia.

Dia berharap revisi harga tiket bisa dipertimbangkan oleh manajemen PT Trigana Air. Sukri ingin penerbangan Sumenep-Surabaya tetap hidup sehingga akan berdampak positif bagi perkonomian masyarakat Pulau Madura. “Kalau terlalu mahal, warga pasti pilih naik bus. Akibatnya, bandara bisa sepi,” katanya lagi. (Baca: Trigana Air Stop Rute Solo-Banjarmasin)

Bupati Sumenep KH Busyro Karim memastikan penerbangan komersial perdana Trigana Air Sumenep-Surabaya akan dimulai 14 Juli dari Bandara Trunojoyo. “Persiapan sudah matang, PT Trigana Air juga akan membuka kantor,” katanya.

Selain Surabaya, kata dia, penerbangan perdana Trigana Air juga akan langsung melayani rute Sumenep-Banjarmasin dan Sumenep-Denpasar. “Kami berharap, semua berjalan sesuai rencana,” kata Busyro. (Baca: Layani Perintis, Pemerintah Kucurkan Rp 300 Miliar)

MUSTHOFA BISRI | Tempo.co

Author: 

Se Andhi’ Blog PulauMadura.com, Orengngah dhujen jer-kalenjer nyareh kennengngan se bedeh nilai wisata kalaben sejarannah. Toreh asareng abdinah promosi agih madhureh dhe’ dunnyah. Mator Sakalangkong, TreTans as R. Triyanto Saputra

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.