Abadikan Mahakarya Indonesia Melalui Foto dan Tulisan

 Berita, Sumenep

potret mahakarya Indonesia

Madura, 13 Desember 2013 – Dji Sam Soe secara konsisten mempersembahkan sebuah program sebagai bentuk apresiasi terhadap mahakarya Indonesia melalui Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia yang diadakan sejak April hingga Desember 2013.

Yelly Erawan selaku Brand Manager Dji Sam Soe menyatakan., “Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia telah berhasil menarik perhatian para apresiator mahakarya Indoneisa dan kami sangat senang dengan kesuksesan yang diraih melalui kegiatan ini. Dji Sam Soe memaknai mahakarya dalam konteks yang kontemporer dimana sebuah mahakarya tidak lagi harus identik dengan sesuatu yang kuno sehingga menciptakan jarak dengan masyarakat modern dan dinamis”. Pesan ini dengan indahnya tersampaikan melalui inspirasi foto dan tulisan yang terkumpul dari kompetisi foto dan tulisan Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia 2013.

Kompetisi foto Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia yang memiliki kategori arsitektur/lanskap, kultur, dan fesyen telah berlangsung semenjak April – Oktober 2013 dengan menghasilkan 23 foto terbaik dari 58.000 karya.

Sebagai kelanjutan program Di Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia dan sebagai pelengkap kegiatan yang memberikan apresiasi terhadap mahakarya Indonesia ini, Dji Sam Soe mengadakan kompetisi tulisan untuk perokok dewasa yang lebih tertarik mengabadikan mahakarya Indonesia melalui rangkaian kata-kata. Kompetisi tulisan berlangsung dari bulan September hingga November 2013 yang lalu. Beragam keindahan alam dan kekayaan kebudayaan Indonesia yang terinpirasi dari 23 foto terbaik mahakarya Indonesia terpapar melalui untaian kata dan kalimat yang indah.

Setelah melakukan seleksi penjurian terhadap 152 karya, kompetisi tulisan Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia telah memilih 4 penulis terbaik, yaitu:

Driani Rini Handayani atau yang akrab disapa Venus selaku salah satu juri mengungkapkan, “Penjurian yang dilakukan setiap minggunya bukanlah hal yang mudah. Berbagai fakta unik dan menarik dalam tulisan menggambarkan dan memiliki pesan mendalam mengenai mahakarya Indonesia yang berkualitas, serta mengungkapkan bahwa sebuah perjalanan dapat memberikan kita kesempatan untuk lebih mengenal Indonesia”.

Dji Sam Soe mengajak para penulis terbaik untuk merasakan pengalaman tak terlupakan dalam menjelajahi dan mengabadikan mahakarya Indonesia secara langsung di Sumenep, Madura.”Madura terkenal dengan festival tahunannya yaitu Karapan Sapi. Namun kali ini, kami mengajak pemenang untuk mengenal lebih dalam kebudayaan Madura yang selama ini belum mendapatkan perhatian khalayak umum”. Ungkap Yelly Erawan.

Yelly menambahkan, “Perjalanan Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia di Sumenep, Madura akan diawali dengan mengunjungi tempat bersejarah yang memilik rekam jejak kebudayaan Madura sejak berabad-abad yang lalu, yaitu Keraton Sumenep dan Asta Tinggi. Selanjutkan eksplorasi kebudayaan bersama budayawan lokal mulai dari keris, batik, topeng dalang hingga sajian kuliner khas pulau garam ini bisa menjadi inspirasi mahakarya tulisan para penulis.”

Melalui perjalanan ini para peserta memiliki kesempatan untuk mengenal dan menggali mahakarya Madura untuk kemudian diabadikan dan disebarluaskan. “Karya foto dan tulisan selain menjadi dokumentasi sebuah mahakarya orang-orang kreatif Indonesia, yang pada akhirnya dapat memberikan inspirasi terhadap lahirnya mahakarya-mahakarya baru, serta menggugah kebanggan terhadap Indonesia.” Tutup Yelly.

Wahyu Alam

Author: 

moslem – blogger – traveler – founder of @plat_m – UTM lecturer – book reader – social media – #ihateLate – t: @wahyualam – b: wahyualam.com

Related Posts

Leave a Reply

Buktikan kalau kamu adalah manusia! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.