7 Ide Mengintegrasikan Suramadu

 Ide Masa Depan, Madura

7 ide mengintegrasikan Suramadu - plat-m.com

Suramadu hanya akan menjadi sebuah jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura. Ya, hanya sebuah jembatan. Garis yang membentang lurus antara dua daerah jika kita lihat dari peta. Tidak akan menjadi apa-apa selain sebuah penghubung pulau, pemotong selat.

Hal itu mungkin akan terjadi. Jika kita sebagai masyarakat Madura tidak memanfaatkan akses yang sudah ada, jika pemerintah Madura tidak mengoptimalkannya, dan  jika masyarakat dan pemerintah tidak saling berkolaborasi untuk membangun Madura. Dan berikut adalah 7 ide untuk mengintegrasikan Suramadu yang bisa dilakukan oleh pihak pemerintah bersama dengan masyarakat Madura untuk memajukan Madura:

1. Sebuah papan sambutan Selamat Datang dan peta wisata.

Layaknya perbatasan kota pada umumnya, disana selalu ada papan sambutan misalnya papan “Selamat datang di Surabaya” yang ada di Surabaya. Nah, dengan adanya papan ini menunjukkan bahwa kita sudah berpindah kota. Ide ini adalah untuk membuat papan “Selamat datang di Pulau Madura” disertai dengan foto obyek wisata beserta alamatnya. Sehingga dapat menarik perhatian pengunjung yang datang ke Pulau Madura. Dengan hal ini, obyek wisata yang ada di Pulau Madura pun langsung terpublikasikan dengan jelas di awal kedatangan para pengunjung.

2. Perbaikan akses jalan menuju obyek wisata.

Selain memperbaiki masalah publikasi, hal lain yang perlu dan sangat penting untuk diperbaiki adalah masalah akses jalan. Agar pembangunan dan pengembangan berjalan cepat dan mudah, perbaikan akses jalan menjadi masalah utama yang harus diselesaikan paling awal. Tidak hanya untuk pembangunan atau pengembangan, adanya akses jalan yang bagus juga akan mempengaruhi pemikiran para wisatawan yang berkunjung.

Misal, ketika wisatawan menuju Pantai Slopeng dan merasa akses jalannya sulit, hal tersebut akan membuat wisatawan enggan untuk berkunjung lagi. Pengaruh yang lain adalah munculnya mindset “akses susah” untuk lokasi-lokasi wisata yang lain. Jelas hal ini akan merugikan dan bersifat jangka panjang.

Akan berbeda hasilnya jika akses yang ada diperbaiki, diperbarui, dan dipermudah. Pasti saja hal tersebut akan memanjakan wisatawan yang berkunjung. Perlu diingat bahwa wisatawan berliburan adalah untuk melepas penat bukan untuk menambah penat. Jadi, perbaiki aksesnya, dengan sendirinya tempat wisata tersebut akan terangkat secara langsung atau melalui promosi.

3. Pasar Terpusat

Untuk ide kali ini berkaitan dengan buah tangan dari para wisatawan. Biasanya kita berkunjung ke suatu tempat pasti membawa buah tangan yang khas dari lokasi tersebut, sederhana saja, sebagai hadiah kepada teman dan keluarga.

Dari tujuan sederhana tersebut, secara tidak langsung terjadi sebuah proses promosi. Sehingga dapat menarik orang lain untuk berkunjung ke tempat oleh-oleh tersebut berasal. Dan untuk lebih meningkatkan nilai jual dan nilai kebergaman dari oleh-oleh tersebut, mengumpulkan para penjual di satu tempat menjadi ide yang bagus. Selain untuk mempermudah wisatawan untuk mendapatkan oleh-oleh, hal ini juga akan menambah obyek wisata baru, wisata belanja.

4. Pusat Edukasi Masyarakat dan Wisatawan

Di pinggiran Surabaya dan Madura banyak masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Ada juga yang berdagang menjual hasil olahan laut yang didapatkan. Nah, disini ada keterkaitan antar masyarakat. Keterkaitan yang sudah ada terjadi dalam kerangka yang masih tradisonal dan masih harus dikembangkan untuk menjawab tuntutan zaman. Tentunya dibutuhkan pengetahuan untuk mengembangkan kerangka produksi laut tersebut secara mandiri oleh masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan pusat edukasi seperti perpustakaan umum untuk masyarakat.

Banyaknya inovasi-invoasi serbaguna yang telah mampu diciptakan SDM di sekitaran Suramadu, perlu dan harus untuk diterapkan, apa lagi jika hal tersebut cocok dan bisa diterapkan untuk pengembangan masyarakat nelayan yang ada. Dengan adanya pusat edukasi, inovasi-inovasi yang ada bisa diterapkan di dalamnya, dengan menjadikannya sebagai laboratorium hidup.

Pada akhirnya, pusat edukasi ini akan menjadi tempat pameran dari hasil inovasi yang telah diterapkan dan juga perpustakaan umum untuk megedukasi masyarakat. Pameran ini diharapkan mampu untuk menarik wisatawan untuk berkunjung atau peneliti-peneliti unutuk mengembangkan inovasinya. Untuk penempatan, pusat edukasi ini bisa ditempatkan di kawasan Kenjeran Park, atau jika di Madura letaknya bisa di dekat Suramadu.

5. Laser show jembatan Suramadu

Untuk mempercantik jembatan kebanggan indonesia ini, perlu dilakukan beberapa penambahan. Salah satunya adalah ide untuk memasang laser di pinggir jembatan. Sehingga nanti pada malam hari lampu laser ini akan menyala dan mempercantik jembatan.

Tentunya jika laser show ini diterapkan, akan membutuhkan fasilitas tambahan. Seperti  adanya rest Area pinggir jembatan untuk menyaksikan langsung pertunjukan laser ini.

6. Jalur Hijau

Ide yang satu ini menyangkut infrastruktur, yaitu jalur hijau pada jalan menuju  Suramadu. Ini merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan karena dalam pembangunan yang baik tetap harus memperhatikan lingkungan. Pembuatan jalur hijau dengan penanaman pohon di pinggiran jalan tol menuju  Suramadu akan membuat jalur semakin asri dan nyaman.  Selai itu, pohon juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan tanah, menyerap air, dan mencegah pemanasan global. Dengam implementasi yang tidak begitu sulit, hal ini akan sangat baik efeknya jika diterapkan.

7. Sarana Transportasi Umum

Transportasi umum sangat dibutuhkan untuk bisa mengakses berbagai lokasi pariwisata di Madura. Perlu dibangun fasilitas transportasi seperti terminal yang mampu menghubungkan berbagai daerah di Madura dengan Surabaya sebagai kota yang menjadi jalan masuk menuju Madura. Kondisi fasilitas trasnportasi umum yang ada saat ini belum benar-benar mampu mengakomodasi konsep Madura sebagai pulau wisata ke depannya. Maka dari itu perlu diperbaiki secepatnya.

Fasilitas transportasi umum berupa terminal ini juga harus berdekatan letaknya dengan fasilitas-fasilitas lain seperti Tourism Center maupun tempat oleh-oleh agar integrasi di antara fasilitas penunjang pariwisata ini bisa berjalan dengan baik.
Sumber ide tulisan : http://www.komandan.net/2014/11/suramadu.html

Anam Nasrudin Choirul

Author: 

Seorang mahasiswa yang suka ngeblog

Related Posts

One Response

  1. Mohammad Hasan06/08/2018 at 15:43Reply

    Point pertama ucapan selamat datang sudah ada tapi gambar sayang gambar pemanis nya adalah foto politisi atau kepala daerah saja hihihi

Leave a Reply